2
1. Anda jelaskan pengertian sejarah dari berbagai sumber buku pustaka, lalu menurut anda sendiri apa itu sejarah, jelaskan alasanmu?
Ø Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia (Erlangga kelas X penulis I Wayan Badrika)
Ø Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia yang ditulis oleh W.J.S Poerwadarminta menyebutkan bahwa sejarah mengandung 3 pengertian berikut.
a. Sejarah berarti silsilah atau asal-usul.
b. Sejarah berarti kejadian dan peristiwa yang bener-benar terjadi pada masa lampau.
c. Sejarah berarti ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
Ø Moh. Ali dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia mempertegas pengertian sejarah sebagai berikut.
a. Jumlah perubahan-perubahan, kejadian peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
b. Cerita tentang perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
c. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan kejadian dan peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
Ø Mohammad Hatta, dalam Pengantar Ke Jalan Ilmu Pengetahuan mengemukakan bahwa sejarah dalam wujudnya memberikan pengertian dari masa lampau...., ia menggambarkan dinamika kita sebagai bentuk rupa dari masa lampau.
Ø Gilbert J. Garraghan, dalam bukunya A Guide to Historical Method mengemukakan bahwa sejarah memiliki tiga arti yang saling berkaitan, tetapi berbeda konsepnya.
a. Sejarah sebagai kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi itu pada masa lampau.
b. Sejarah sebagai laporan dari peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi itu.
c. Sejarah sebagai teknik penyusunan laporan dari a dan b.
Ø Panitia Historigrafi Dewan Riset Ilmu-ilmu Sosial Amerika (Social Science Research Council), menyimpulkan bahwa sejarah sekurang-kurangnya dipakai untuk lima pengertian sebagai berikut.
a. Penyelidikan secara sistematik tentang gejala-gejala alam.
b. Masa lampau umat manusia atau sebagaian dari padanya.
c. Benda peninggalan masa lampau, tulisan baik primer atau sekunder atau manusia sebagian dari padanya.
d. Penyelidikan, penyajian, dan penjelasan tentang masa lampau umat manusia atau sebagian dari padanya.
e. Cabang ilmu pengetahuan yang mencatat, menyelidiki, menyajikan dan menjelaskan masa lampau umat manusia atau sebagian dari padanya.
Ø Ernts Bernheim dalam Lechrbuch der historischen methode und der Geschictephiloshophie berpendapat ilmu sejarah adalah ilmu yang menyelidiki dan menyajikan fakta-fakta perkembangan perubahan umat manusia dalam dimensi ruang dan waktu dalam berbagai segi kehidupannya baik secara individual, khusus, maupun kolektif sebagai makhluk sosial dalam kerangka hubungan sebab akibat psikopisik.
Ø Sejarah ialah apa yang sungguh-sungguh terjadi (Leopold Von Ranke)
Ø Sejarah adalah kehidupan manusia di dalam masyarakat ditengah-tengah lingkungan geografis dan sosialnya (Sir Charles Firth)
Ø Sejarah adalah bentuk pengetahuan sebagai pertanggungjawaban suatu peradaban terhadap dirinya sendiri tentang masa lampau (Hauzinga)
Ø Sejarah adalah tantangan dan jawaban (Arnold Toynbe)
Ø Sejarah ialah apa yang terjadi (Yan Romain)
Ø Sejarah adalah perkembangan manusia yang kontinyu (Lord Acton)
Ø Menurut saya sendiri, sejarah adalah suatu peristiwa yang terjadi dimasa lampau dalam kehidupan manusia yang memiliki arti penting tersendiri bagi yang menjalaninya, yang mana peristiwa itu hanya terjadi satu kali dan tidak akan bisa diulang lagi. Peristiwa sejarah juga mengajarkan manusia untuk bersifat bijak, dimana setiap peristiwa tidak hanya dipandang dalam satu sisi.
2. Bila bagaimanakah sejarah itu dikatakan sebagai ilmu dan jika bagaimana dikatakan sebagai seni. Pendapat sendiri bagaimana. Jelaskan alasannya?
Ø Sejarah sebagai Ilmu dalam buku Sejarah kelas X Erlangga penulis I Wayan Badrika menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan sejarah seperti halnya ilmu pengetahuan lainnya, mulai berkembang pada abad ke 19. Sejarah sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan hendaklah dibahas dan dibuktikan secara keilmuan atau alamiah. Penggunaan metode ilmiah dapat menyadarkan para ahli akan adanya kemungkinan kesalahan-kesalahan dalam mengungkapakan suatu peristiwa sejarah. Sementara itu, terjadi pemisahan secara tegas antara sejarah ilmiah dengan sejarah populer. Sebagai ilustrasi , penemuan fosil manusia purba di Indonesia. Dengan demikian, sejarah sebagai ilmu hendaknya dapat dipertahankan, karena sesungguhnya belajar sejarah adalah mempelajari masa silam yang dapat dijadikan pedoman hidup di masa sekarang dan yang akan datang.
Ø Sejarah sebagai ilmu dalam buku Memahami Sejarah penulis Prof. Dr. Aminuddin Kasdi menjelaskan bahwa Von Ranke dari Jerman mempelopori untuk mengangkat sejarah ketingkatnya sebagai disiplin ilmiah dan empiris didasari oleh metode sejarah yang berdasarkan kritik yang dipelopori oleh Mobillon dalam De Re Diplomatika dan didukung oleh Ernst Bernheim dalam Lerchbuch der Historischen method und der Geschictephiloshophie.
Ø Menurut pendapat saya sejarah sebagai ilmu adalah dimana sejarah menekankan sejarah pada suatu teori-teori yang sistematis dan melalui langkah penelitian ilmiah sehingga menghasilkan bukti yang relevan.
Ø Sejarah sebagai Seni dalam buku sejarah kelas X Erlangga penulis I Wayan Badrika menjelaskan bahwa sejarah adalah pengetahuan tentang rasa. Sejarah tidak hanya mempelajari segala sesuatu gerakan dan perubahan yang tampak dipermukaan, tetapi juga mempelajari motivasi yang mendorong terjadinya perubahan itu bagi pelaku sejarah. Pemahaman terhadap jiwa sejarah hanya dapat dilakuakn oleh seni, karena telah diketahui bahwa metode ilmiah sangat bermanfaat untuk menguji arti dan nilai dari bahan sejarah, mengisi, melacak hubungan sebab akibat dan menyusun cerita sejarah dengan sistematis dan berlandaskan fakta yang akurat.
Ø Sejarah sebagai seni dalam buku Memahami Sejarah penulis Prof. Dr. Aminuddin Kasdi, yaitu menurut George Macauly Trefelyan dalam bukunya Clio A Mose sejarah menyajikan nilai-nilai, emosional dan intelektual dengan alat yang khas yaitu seni sastra yang menyajikan hasil ilmu dan imajinasi dalam bentuk yang menarik.
Ø Sejarah sebagai seni yaitu dimana sejarah dilihat dari nilai estetikanya, yang mana sejarah tersebut mengandung unsur estetika yang sangat kuat sehingga dalam penyampaiyanya sangat indah.
3. Apa yang dimaksud dengan fakta sejarah dan terangkanlah bagaimana menjadikan fakta sejarah itu dalam tulisan sejarah. Coba anda buat otobiografimu sendiri sebagai contoh?
Dari uraian yang telah disampaikan dapat disimpulkan bahwa sejarah adalah disiplin atau ilmu yang keberadaannya bersandar kepada ada atau tidaknya sumber. Penggalian fakta-fakta itu sebenarnya telah diawali dengan langkah pembacaan sumber, memilih dan memilah data. F.J. Tiggert mendefinisikan fakta sebagai hasil penyelidikan secara kritis yang ditarik dari sumber-sumber dokumenter. Louis Gottschalk mendefinisikan fakta sejarah sebagai suatu unsur yang dijabarkan secara langsung atau tidak langsung dari sumber yang dapat dipercaya atau kredibel, setelah diuji dengan seksama dengan meyode sejarah. Dahulu orang berpendapat bahwa fakta sejarah merupakan sesuatu yang telah pasti, dan tidak berubah-ubah. Fakta sejarah dalam tulisan, misalnya:
Ø Pengumpulan bukti-bukti sejarah baik berupa tulisan atau benda
Ø Mencari kesinambungan antar fakta-fakta tersebut
Ø Setelah terkumpul menjadi sebuah fakta maka kita dapat menjadikan fakta tersebut menjadi sejarah
Ø Jika fakta tersebut tidak terjadi kesinambungan maka kita perlu memakai imajinasi, namun dalam berimajinasi seorang sejarahwan dibatasi oleh fakta sejarah.
Contoh otobiografi Khomaria Nurhidah
Nama saya Khomaria Nurhidah lahir di Mojokerto, 29 Januarai 1993. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Ayah saya seorang karyawan pabrik dan ibu saya hanya ibu rumah tangga biasa, tetapi sangat menyayangi saya dengan sepenuh hati sejak kecil. Pendidikan saya dimulai pada saya berumur 6 tahun di SD Penompo III. Saya dulu tidak menempuh pendidikan TK, karena TK dari desa saya sangat jauh, sehingga ibu dan ayahlah yang mengajari menulis serta membaca, sehingga waktu pertama masuk SD saya sudah bisa membaca dan menulis. Pada umur 11 tahun saya masuk SMPN 2 Kota Mojokerto, dimana SMP ini merupakan SMP favorit di Kota saya. Disini saya mendapatkan teman-teman baru yang luar biasa. Pada umur 14 saya masuk SMAN 3 Kota Mojokerto. Kata orang masa SMA itu masa yang paling indah, dan disini saya membuktikan kata orang-orang tersebut. Setelah lulus SMA saya melanjutkan pendidikan saya di Universitas Negeri Surabaya, saya mengambil jurusan S1 Pendidikan Sejarah, saya masuk melalui jalur SNMPTN Undangan, yang mana denagn begitu saya hanya menyerahkan nilai rapor saja tanpa mengikuti tes apapun. Saya mengambil jurusan Pendidikan Sejarah ini tidak hanya karena saya menyukai pelajaran sejarah, tetapi saya juga mempertimbangkan nilai rapor saya dengan grid Pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Surabaya. Sekarang sudah lebih dari dua bulan saya menjalani kuliah, dan yang saya rasakan sekarang adalah perasaan yang bangga namun juga lelah. Bangga karena telah menjadi seorang mahasiswa dan saya lebih dihargai (tidak dinggap anak kecil), dan lelah dengan tugas yang berjubel.
4. Masalah kebenaran sejarah ada beberapa teori kebenaran, sebutkan menurut saudara manakah yang anda anggap paling sesuai. Jelaskan alasanmu?
Ø Kebenaran Pragmatis: sesuatu dianggap benar bila terbukti sesuatu itu mendatangkan manfaat. Kiranya kebenaran jenis ini tidak dapat diterapkan dalam studi sejarah, karena sulit diharapkan kenyataan yang telah lampau, secara langsung mendatangkan manfaat.
Ø Kebenaran Empiris: kebenaran yang biasanya menunjukan kepada yang dianggap benar bila sesui dengan pengalaman indrawi, dapat diamati oleh indera.
Ø Kebenaran berdasarkan teori Korespondensi: sesuatu dianggap benar bila terdapat kesesuaian antara fakta yang diuji dengan kenyataan yang ada.
Ø Kebenaran berdasarkan teori Koherensi: sesuatu itu dianggap benar bila sesuatu itu dinggap benar dan cocok dengan sejumlah kebenaran lainnya yang kebenarannya telah diakui.
Sedangkan menurut pendapat saya, teori kebenaran diatas itu saling berkaitan, jadi setiap teori itu saling berkesinambungan, sehingga jika satu teori kebenaran diatas ada yang dihilangkan maka akan terjadi kerancuan dalam penelitian sejarah. Kesimpulannya bahwa saya mengaangap semua teori diatas itu benar.
0 komentar:
Posting Komentar